CITY TOUR 'Mengenang Banjoewangi Kota Toea'

      Tegal Loji yang kini berganti nama menjadi Lapangan Blambangan telah lama menjadi pusat keramaian kota. Tiap hari kerap dijumpai orang-orang Belanda bermain sepakbola. Sebelah barat Tegal Loji menjadi perkampungan Belanda. Berdiri pula kantor-kantor pemerintahan, Markas Singodilaga, hingga garasi kuda.
Di timurnya, Benteng Utrech berdiri menjaga keamanan kantor regent. Sekolah khusus anak-anak Belanda dan tempat bermain bola sodok berada di sebelah utara. Pecinan, stasiun kota serta hotel-hotel berjajar di sebelah selatan.

     Namun bagaimanakah kini kondisi bangunan-bangunan yang mempunyai riwayat sejarah itu? Untuk menelusurinya, Komunitas Sejarah Banyuwangi bekerja sama dengan HMJ Pendidikan Sejarah Untag Banyuwangi akan menggelar city tour bertema 'Mengenang Banjoewangi Kota Toea' pada:

Hari, tanggal : Jumat, 21 Oktober 2011
Waktu : 08.00 - 16.30 Wib
Start Gedung Juang Jl Veteran No 1 Banyuwangi

        Acara akan didahului dengan peluncuran buku 'Banyuwangi Dalam Mozaik' dan album 'Instrumental Gending Blambangan' Karya 6 Seniman Legendaris dengan menghadirkan pembicara:

  1. Ketua Jurusan Sejarah UGM Yogyakarta, Dr. Sri Margana
  2. Laksamana Madya (purn) Gatot Suwardi, pelaku pertempuran laut di Selat Bali Tahun 1946.

Kontribusi Peserta: Rp 25 ribu
Fasilitas : makan siang, air mineral, pin, sertifikat

Cara Pendaftaran:

  1. Kirimkan identitas diri melalui email: sejarahbanyuwangi@yahoo.com, atau sms 08155521916. Uang pendaftaran transfer melalui rekening Bank Mandiri 143 001 097 6213 atas nama Hairul Umam
  2. Mahasiswa Untag melalui Agus Mustofa (Jurusan Pendidikan Sejarah) Hp 085330216462

Pendaftaran ditutup pada Rabu 19 Oktober 2011

#Sumber : Facebook FanPage 'Banyuwangi STOP AIDS'

Artikel Terkait

1 komentar:

judi bola mengatakan...

wah mantap ternyata lapangan blambangan di kenal di belanda

Poskan Komentar

Askorus Distro Askorus Distro
Copyright 2010 - 2012 ^ Akatsuki Blog™ - Compatible with Chrome 1024 x 768 -