Istilah Marhusip Dalam Pengantin Adat Batak

Pengantin adat batak ini merupakan sebuah adat istiadat yang ada dalam suku batak. Mungkin pada dasarnya hampir sama antara pernikahan ala jawa dengan ala batak ini, yakni ada lamaran, tunangan, dan endingnya adalah pernikahan. Tetapi tentu dari kedua suku tersebut memiliki istilah-istilah yang mungkin tidak semua orang memahami, seperti misalnya dalam adat batak ini ada istilah Marhusip, tentu jika bukan orang Batak akan tidak paham istilah tersebut. Lalu apakah sebenarnya istilah Marhusip itu dalam adat batak? Apa sajakah unsur-unsur yang ada di sana? Dalam artikel ini akan dibahas secara singkat makna dari Marhusip itu sendiri.

Makna Marhusip dalam pengantin adat batak
Pada dasarnya mungkin makna dari Marhusip ini adalah lamaran, tetapi tentu didalam Marhusip terdapat unsur atau makna yang memiliki perbedaan meski hanya sedikit, tetapi tentu pada intinya adalah sama dalam pernikahan memiliki tahapan yakni untuk tahap awal adalah tunangan atau lamaran. Lalu apakah sebenarnya Marhusip itu dalam adat pengantin batak?

Arti Marhusip dalam pengantin adat batak
Marhusip merupakan bahasa resmi dari batak yang artinya berbisik-bisik. Dalam Marhusip ini pihak pengantin lelaki sudah resmi melamar pihak perempuan, dalam tahap ini pengantin pria sudah membawa keluarganya yang lebih banyak dari pada tahap sebelumnya. Selain itu, pihak laki-laki juga sudah membawa makanan khasnya yang berwujud pinahan lobu atau babi atau sapi. Makanan-makanan tersebut biasanya akan disajikan dalam nampan.

Sebagai sambutannya pihak perempuan akan menyiapkan  makanan balasan yakni berupa dekke atau ikan mas arsik. Nah dalam moment Marhusip ini masing-masing keluarga baik dari mempelai laki-laki maupun perempuan duduknya berhadap-hadapan dan diwakili oleh seorang raja. Marga dari pihak laki-laki dan marga dari pihak perempuan akan saling berbalas pantun, dan pada saat itulah maka lamaran telah dimulai. Dari urian di atas dapat disimpulkan bahwa arti dari Marhusip dalam pengantin adat batak adalah prosesi lamaran. Itulah tadi pembahasan tentang Marhusip dalam adat pengantin batak. Semoga dapat bermanfaat, jangan lupa cek artikel blog builder indonesia terbaru.

Artikel Terkait

0 komentar:

Poskan Komentar

Askorus Distro Askorus Distro
Copyright 2010 - 2012 ^ Akatsuki Blog™ - Compatible with Chrome 1024 x 768 -